Virus H1N1 tidak menghambat ibadah haji
Tiga hari yang lalu, tepat pada tanggal 23 Juli 2009 telah diselenggarakan konferensi pertemuan badan urusan kesehatan internasional dikantor cabang WHO Kairo, Mesir. Konferensi yang dihadiri oleh Menteri kesehatan dari Mesir, Saudi arabia, Yordania, Yaman dan Bahrain ini, khusus menangani masalah virus H1N1 ( wabah flu babi ) pada musim umroh dan haji .
Pada konferensi ini, menetapkan bahwa tidak adanya penghapusan atau penundaan waktu untuk musim umroh dan haji pada tahun ini.
Disamping itu, konferensi ini juga memutuskan untuk dikecualikannya para jamaah umroh dan haji yang usianya sudah lanjut diatas 65 tahun, dan anak-anak yang berusia kurang dari 12 tahun, dan orang-orang yang terkena penyakit kronis seperti asma, diabetes, jantung, liver, ginjal, penyakit kegemukan yang berlebihan, wanita-wanita hamil, dan yang terakhir orang-orang yang mempunyai penyakit yang berhubungan dengan metabolisme pelaksanaan ibadah haji pada tahun ini.
Pada pertemuan kali ini juga menetapkan pembentukan komite teknis regional yang terdiri dari para tim ahli dari negara-negara wilayah terdekat, guna mendeteksi akan perkembangan virus H1N1, selain untuk membangun jaringan di daerah-daerah, demi menjaga adanya serangan penyebaran virus yang tak terduga .
Dr. Hatem Al-Gabalie, menteri kesehatan Mesir, akan membuka beberapa klinik Mesir di Mekkah dan Madinah untuk memberikan pelayanan perawatan bagi para jamaah umroh dan haji, yang Insya Allah akan dimulai pada awal bulan depan sampai berakhirnya musim haji.
Beliau juga menegaskan bahwa demi menunjang kelancaran semua ini, kementrian kesehatan Mesir akan mengalokasikan dana sebesar 10 juta pounds, hal ini diindikasikan bahwa akan dilaksanakannya sejumlah tes kesehatan yang langsung dibawah pengawasan departemen kesehatan mesir di markas-markas khusus bagi para calon jamaah haji.
Diterjemahkan dari www.ahram.org.eg - index tanggal 23-Juli 2009
Gamie, 26 Juli 2008

Tidak ada komentar:
Posting Komentar